Konferensi Daerah Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Papua di Hotel Aston, Jayapura, Papua, diwarnai kericuhan pada Sabtu, 28 Februari 2015. Jefri Tabuni, juru bicara Ketua Bara JP Papua Yakoba Lokbere Wetipo, mengatakan dia memukul Sekjen Bara JP Pusat Utje Gustaaf Patty.

Menurut Jefri, insiden pemukulan berawal dari protes massa Yakoba yang menolak berstatus pengurus demisioner. Pengurus Bara JP Papua menolak Konferensi Daerah yang digelar oleh Bara JP Pusat.

Jefri menilai digelarnya konferensi daerah bertujuan menyingkirkan Yakoba. Inilah yang menyulut Jefri memukul Utje. “Mereka tak menghargai kami,’ kata Jefri, Sabtu, 28 Februari 2015.

Adapun Utje memilih melaporkan Jefri ke Kepolisian Daerah Papua. Tidak hanya soal pemukulan, Jefri juga dilaporkan atas tuduhan menghina Presiden Joko Widodo. Alasannya, menurut Utje, Jefri merusak dan menginjak spanduk konferensi daerah yang bergambar Jokowi. “Ini bisa tindakan makar,” katanya.

Utje menilai protes Jefri tidak bisa diterima. Utje berdalih Jefri adalah pengurus Bara JP 2014. Pengurus Bara JP 2014 telah dibubarkan pada saat Kongres di Pondok Gede, Jakarta Timur, Agustus tahun lalu. Sejak itu semua pengurus daerah demisioner. Adapun konferensi daerah saat ini berasal dari Bara JP tanpa embel-embel 2014 dan Barisan Relawan Jalan Perubahan. “Saya juga bingung, kenapa mereka kecewa, padahal mereka punya elemen sendiri,” kata Utje. [Tempo]