Di Balik Jokowi Lebih Percaya Luhut Panjaitan Dibanding “Pak Tua”

Posted on

Inilah perang terbuka yang terjadi antara Jokowi dan Jusuf Kalla. Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2015 yang mengatur penambahan wewenang Luhut Pandjaitan membuat “jengkel” kakek dari 10 cucu, Jusuf Kalla. Apatah lagi Perpres itu dikeluarkan tanpa sepengetahuan Jusuf Kalla yang nota bene adalah Wakil Presiden, wow!. Secara langsung, Perpres yang di terbitkan Jokowi adalah serangan tuk melumpuhkan keberadaan Jusuf Kalla di Istana. Jokowi lebih percaya Luhut daripada JK.

Selain itu, mengutip dari Rmol, efek dari penambahan kewenangan Luhut Panjaitan sebagai Kepala Staf Kepresidenan melalui Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2015 bisa membuat rumit sistem birokrasi Indonesia.

“Perpres ini berpotensi menimbulkan koordinasi yang berlebihan. Yang nantinya dapat menciptakan kesimpangsiuran koordinasi pemerintahan,” jelas Direktur Gaspol Indonesia Virgandhi Prayudantoro, dalam keterangannya (Jumat, 6/6).

Menurutnya, Kebijakan yang diambil Presiden Jokowi ini membuat posisi Luhut Panjaitan layaknya Perdana Menteri. Ini bukti bahwa Jokowi lebih percaya pada Luhut daripada dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Baca: JK Tak Tahu dan Bingung Wewenang Luhut Panjaitan di Tambah Jokowi)

Nantinya wewenang Luhut  Panjaitan selaku kepala Staf Kepresidenan makin bertambah banyak. Mantan tim sukses Jokowi itu bakal punya otoritas untuk mengendalikan program prioritas nasional,” ujar Gandhi.

Karena dengan kewenangan tersebut, menurutnya, Luhut bisa memanggil menteri-menteri untuk membahas program nasional yang akan dijalani.(Baca, Pengaruh PDIP Memudar, JK di Singkirkan, Jokowi Bangun Kekuatan Parlemen)

“Saya berharap ini bukan malah membuat jalannya pemerintah Indonesia menjadi mandek karena adanya tumpang tindih kewenangan tetapi bisa lebih baik lagi secara tinggal dibuktikan saja jangan hanya obral jabatan saja,” tutupnya seperti di rilis Rmol.

Diharapkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk jangan gamang lihat Jokowi bertingkah seperti itu. Kan dirimu juga yang dulu pernah bilang: “Bisa hancur negeri ini jika Jokowi Presiden” di sebuah wawacara tv swasta. Anda yakin Indonesia akan hancur jika Jokowi presiden dan Anda mau jadi wakilnya. Kenapa sekarang Anda harus kurang sreg dengan tingkah dan pola kepemimpinan Jokowi, Wahai “Pak Tua?” [sal]
 
 

Silahkan Berkomentar