Jokowi, Rasa Itu Sudah Tak Ada Untuk Masyarakat? Yang Ada Rasa Bau…

Posted on

Masyarakat merasakan hilangnya rasa yang biasa dirasakan semenjak Jokowi jadi Presiden ke 7 Republik Indonesia.

Hari demi hari, rasa yang diharapkan hadir menemani hidup, kini hilang dirampas oleh pemerintah dan tidak tahu kapan akan di kembalikan.

Berikut ini beberapa rasa yang hilang itu merujuk pada tulisan dari Bawor Sutedja, selamat merasakan rasa tulisannya.

#1. Rasa cukup kenyang dan enak ketika makan hilang seketika, karena harga beras yang naik tinggi mencekek penghasilan masyarakat. Kalaupun rasa kenyang ada, tapi rasa enak itu hilang karena beras murah Operasi Pasar Jokowi Bau, Berbatu dan Banyak Kutunya!

#2. Rasa Aman dan Tentram juga Sudah Tidak ada, karena maraknya kriminalitas dan Pembegalan di malam hari, akibat berkurangnya lapangan kerja yang diciptakan Jokowi?

#3. Rasa diuntungkan juga tidak ada lagi, karena harga BBM tidak disubsidi lagi malah negara jadi pedagang yang mencari untung Rp 1.600,- per liter dari menjual BBM yang mahal, bahkan lebih mahal dari harga BBM negara tetangga kita?

#4. Rasa memiliki pun tidak Ada lagi, karena Freeport diijinkan ekport konsentrat (=produk akhir berupa tembaga, emas, perak) dan ngutang sama luar negeri hingga Rp 510 triliun sambil gadaikan Negara?

#5. Rasa keadilan juga engak ada, karena yang nyolong ayam dan mbegal motor ketangkap, dikeroyok dan dipenjara. Sementara yang ngerampok uang Negara lewat bank Century dan BLBI hidup enak, bangun tidur tiap hari hanya enak dan enak sekali!

Camkan, rasa apalagi yang bakal mau hilang dari kamu … ?

Oleh: Bawor Sutedja (WCN)
 
 

Silahkan Berkomentar