Kabar ini belum lama, walau berbeda tahun. Tepat pada Rabu, 10 Desember 2014, sebuah media online pernah memuat berita seperti di bawah ini:

***


“Diancam Interpelasi APBD, Ahok: Itu Tanggungjawab Jokowi” 

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyangsikan wacana hak interpelasi yang akan diajukan DPRD DKI Jakarta terkait serapan anggaran APBD DKI yang hanya mencapai 36,07 persen.

Menurut Ahok, sapaan Basuki, penggunaan interpelasi kepada dia yang baru dua bulan resmi memimpin ibu kota dinilai tidak tepat.

Ahok menegaskan, mantan Gubernur DKI yang kini  menjadi Presiden RI, Joko Widodo, adalah orang yang lebih berwenang untuk bertanggungjawab atas rendahnya angka serapan anggaran itu.

“Sepuluh bulan di tahun 2014, yang jadi Gubernur kan Presiden Jokowi, orang aku baru dua bulan kok,” ujar Ahok, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 10 Desember 2014.

Seperti diketahui, sepanjang tahun 2014 DKI Jakarta masih dipimpin Joko Widodo hingga tanggal 2 Oktober 2014. Sementara, Ahok sendiri baru secara resmi dilantik menjadi Gubernur DKI oleh Presiden pada tanggal 19 November 2014.

Kendati demikian, Ahok tetap menyatakan kesiapannya jika DPRD akhirnya tetap menggunakan hak itu di penghujung tahun anggaran 2014 ini.

“Enggak apa-apa, interpelasi saja, aku mau jawab saja,” kata Ahok seperti dilansir laman Viva.

***

Walau pada akhirnya Ahok siap jika di interpelasi oleh DPRD terkait APBD, namun bisa di baca dengan sangat jelas bahwa Ahok sebenarnya tidak siap dan rela, lantaran masih meminta pertanggung jawaban Jokowi. Ahok pun mau bongkar “dana siluman” saat ini, yang efeknya secara langsung akan terbongkar semuanya. Tidak aneh jika nama Jokowi pun akan terseret – seret nantinya.

Dan yang membuat aneh – lagi – adalah, kenapa Jokowi mau dukung langkah Ahok? Memang aneh. Pasalnya, hal itu bisa menjadi blunder kepada dirinya sendiri. Oh Tuhan, apa ini bukti bahwa tidak perlu susah payah bagi rakyat tuk ketahui siapa Ahok dan Jokowi sejatinya, cukup mereka bedua saja yang membuka aibnya sendiri seiring bergulirnya sang waktu. [sal]
 
 

Advertisements