Habis Bingung Soal Uang Muka untuk Mobil Pejabat, Jokowi Salahkan Kemenkeu

Posted on

Aksi koreksi kebijakan Presiden terkait Peraturan Presiden Nomor 39 tahun 2015 yang mengatur perihal kenaikan uang muka mobil pejabat adalah suatu bentuk kebingungan Jokowi. Netizen pun tak sungkan sebut Jokowi ‘plin plan’.

Tak lama kebingungan itu terlihat, Jokowi pun sepertinya temukan pihak mana yang bisa di jadikan ‘kambing hitam’ atau disalahkan. Ya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) jadi pihak yang dirasa Jokowi tepat untuk dipersalahkan.

Mengutip dari laman Kompas (5/4), Presiden Joko Widodo mengaku tidak mencermati satu per satu usulan peraturan yang harus ditandatanganinya, termasuk soal lolosnya anggaran kenaikan uang muka pembelian mobil untuk pejabat negara. Menurut dia, Kementerian Keuangan seharusnya bisa menyeleksi soal baik dan buruknya sebuah kebijakan.

“Tidak semua hal itu saya ketahui 100 persen. Artinya, hal-hal seperti itu harusnya di kementerian. Kementerian men-screening apakah itu akan berakibat baik atau tidak baik untuk negara ini,” ujar Jokowi saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (5/4/2015).

Jokowi menceritakan, setiap harinya dia harus menandatangani dokumen yang begitu banyak. Sehingga, sebagai orang nomor satu negeri ini, Jokowi mengakui dirinya tidak selalu memeriksa semua dokumen itu.

“Apakah saya harus cek satu-satu? Berarti enggak usah ada administrator lain dong kalo presiden masih ngecekin satu-satu,” kata dia.

Jokowi membantah bahwa dirinya kecolongan dalam kebijakan yang mengundang kontroversi kali ini. Dia hanya menjelaskan bahwa setiap kebijakan yang melibatkan uang negara yang besar seharusnya dibahas dalam rapat terbatas atau rapat kabinet.

“Tidak lantas disorong-sorong seperti ini,” ucap dia, demikian dilaporkan Kompas.

Publik langsung merespon atas sikap Jokowi yang menyalahkan Kemenkeu melalui media sosial Twitter.

Akun @superdiden menulis: “Pemimpin maca apa nyalahin mulu???,” kicaunya pada tanggal 5 April 2014 dengan kesal.

Sedang akun @SurotoPamungkas menulis: “Pak Jokowi ngga pernah salah 🙂 🙂 :),” bunyi kicauannya dengan nada menyindir.

Seniman kawakan, Sujiwotedjo pun tak mau ketinggalan. Melalui akun @sudjiwotedjo di Twitter ia menulis: “Rakyat ud hafal jurus ini heuheu..,” kicaunya dengan gaya menyentil dan langsung mendapat komentar dari pengikutnya. [sal]
 
 

Silahkan Berkomentar