Iwan Fals: Namanya Juga Presiden, Ya Milik Rakyatlah, Gak Tau Kalo Pesinden

Posted on

Pro dan kontra terkait Jokowi yang di juluki sebagai “Petugas Partai” masih berlangsung, tak tahu kapan usai. Pihak dari PDIP justru mengatakan bahwa “Petugas Partai” ada gelar penghormatan yang diberikan PDIP kepada Jokowi.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai banyak pihak yang tidak memahami dengan arti sesungguhnya dari sebutan ‘Petugas Partai’. Padahal sebutan itu adalah panggilan kehormatan terhadap seorang kader yang memiliki posisi strategis di struktural partai, eksekutif, maupun legislatif.

“Seorang kader yang mendapat penugasan dan berhasil duduk di lembaga eksekutif misalnya, hanya terjadi setelah yang bersangkutan melalui proses seleksi, penugasan, dan akhirnya diperjuangkan bersama untuk duduk dalam lembaga terhormat tersebut,” kata Hasto dalam keterangannya yang diterima, Senin (13/4/2015).

Mereka yang mendapat sebutan petugas partai, kata Hasto, artinya menjalankan garis kebijakan ideologis partai, seperti dilansir detikcom.

Mungkin PDIP punya berbagai argumentasi terkait dengan status Jokowi sebagai “Petugas Partai”, tapi rakyat yang berada di luar barisan “moncong putih” juga boleh menafsirkan berbeda. Karena Jokowi bukan hanya di menangkan oleh PDIP saja. Ada jerih payah dan pengorbanan rakyat juga yang sejatinya bukan kader atau anak buah Megawati Soekarnoputri.

Inilah yang di lakukan oleh penyanyi legenda Iwan Fals. Melalui akun twitternya Duta Desa ini berkicau sebagai berikut.

“namanya juga presiden, ya milik rakyatlah, gak tau klo pesinden,” tulis dari akun @iwanfals miliknya pribadi pada Selasa malam (14/4) dengan terkesan nada menyindir Megawati dan PDIP.

Berdasarkan pantauan, ada banyak netizen yang me-retweet ulang kicauan bang Iwan tersebut.  [sal]
 
 

Silahkan Berkomentar