Publik Minta Iwan Piliang Bongkar Pencitraan Jokowi Waktu Jadi Imam Sholat di Pilpres 2014

Posted on

Pengakuan kegundahan hati dan penyesalan Iwan Piliang (3/4) akibat dukung Jokowi menarik perhatian publik. Bahkan ada ulasan terkait hal tersebut sampai belasan ribu kali di baca dalam 24 jam. Artinya, pengakuan penyesalan Iwan Piliang memang menggemparkan media, meski tak di beritakan media-media mainstream.

Tapi, tampaknya publik belum begitu puas atas kejujuran Iwan Piliang itu. Ada tuntutan publik kepadanya yang masih di tagih. Ya, Iwan dikenal sebagai tim sukses Jokowi yang berhasil ngelabuhi publik, ops..bukan hanya publik, istrinya pun bisa pengaruhinya. Oleh karena itu, pastinya, Iwan punya banyak rahasia terkait pencitraan Jokowi sewaktu Pilpres 2014.

Kiacauan penyesalan Iwan Piliang tak bisa dinafikan menuntut publik untuk tahu lebih rahasia-rahasia kampanye Jokowi. Okelah, tak mungkin semua rekayasa dituntut untuk di buka, publik pun paham akan hal tersebut, atau bisa memahami jika memang diminta memahami.

Maka dari itu, publik pun -cuma- ingin tahu seputar rakayasa kampanye Jokowi sewaktu jadi jadi imam sholat.

Hal ini berawal dari tuntunan netizen yang nyatakan bahwa Iwan Piliang tidak fair soal penyesalan dukung Jokowi.

“Cari selamat. Kl mau fair dia (Iwan Piliang-ed) blg ke publik dulu rekayasa semua…” tulis akun @panca66  di Twitter, 3 April 2015.

Lain lagi respon publik terkait pertanyaan Iwan Piliang kepada Jokowi. Melalui media Twiter, Iwan Piliang bertanya, “..Mohon maaf Jokowi, Presiden, sy ingin bertanya apakah shalat lima waktu Anda kini msh jalan..,” tulisnya yang langsung memantik respon para netizen.

Kemudian dengan penuh curiga, netizen bertanya kepada Iwan Piliang, “maaf nih yah um @IwanPiliang7 apakah anda salah satu sutradara adegan adegan sholat pak jokowi ??,” tulis akun @GusYehia dan belum mendapat jawaban dari Iwan Piliang.

Karena sama-sama diketahui, sewaktu masa kampanye Pilpres 2014 lalu, ada beberapa momen yang di abadikan ketika Jokowi jadi Imam sholat Jamaah, baik gambar maupun video. Anehnya, setelah jadi presiden, kebiasaan jadi imam sholat pun di tinggalkan Jokowi. Wajar jika publik curiga.

Dari kejadian tersebut, sangat jelas bahwa Iwan Piliang diminta untuk lebih terbuka kepada publik terkait penyesalannya jadi pendukung Jokowi. Karena jika Iwan tak bongkar semua kecurangan atau rekayasa Jokowi sewaktu Pilpres 2014 lalu, maka jangan salahkan publik mengklaim bahwa Iwan Piliang bukan sedang lakukan penyesalan, tapi sedang “cuci tangan” alias cari selamat sendiri. [sal]
 
 

Silahkan Berkomentar