Select Page

Author: Admin

Efek Banjirnya Pekerja Cina, Menteri Jokowi Ditantang Buka Data Tenaga Kerja Asing

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri diminta fokus menyikapi isu membanjirnya tenaga kerja asing (TKA) ke Indonesia. Kementerian Ketenagakerjaan pun ditantang membuktikan penolakannya dengan data-data terbaru, termasuk data arus masuk orang asing ke Indonesia pascakebijakan bebas visa yang diterapkan. “Kalau hanya pakai data yang dimiliki Kemenaker, saya kira masih bisa diragukan, perlu konsolidasi data dengan BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dan pihak imigrasi,” ujar anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay, baru-baru ini. Menurut dia, membanjirnya TKA di Indonesia tidak boleh dianggap remeh. Hal ini karena, pemerintah sejauh ini belum mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang dapat menampung seluruh angkatan...

Read More

Edan! Demi Pertahankan Jabatan, Suami Biarkan Istri Dikencani Para Bos

Ada yang mengira jabatan bisa jadi lebih penting daripada istri maupun keluarga. Hal itu yang dikira oleh pria bernama Donjuan, 40. Ia rela membiarkan istrinyaKarin, 34, demi untuk mempertahankan jabatanya sebagai direktur perusahaan. Wajah Karin bak modeling. Badannya tinggi semampai dengan wajah putih dan cantik. Makanya, meski sudah menikah, dia masih sering dipanggil agency-agency modeling untuk berlenggal-lenggok di atas catwalk. Penampilan yang menawan itulah yang membuat banyak orang terpikat. “Banyak banget yang ngajak saya nikah. Tapi, saya cintanya sama suami,” kata Karin di sela-sela sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama (PA), Klas 1 A Surabaya, Jumat (22/7), dilansir JPPN....

Read More

YLKI sebut Impor Jeroan Sapi Yang Dilakukan Jokowi Rendahkan Martabat Bangsa

Pemerintah Jokowi via Kementerian Pertanian memutuskan untuk mengimpor daging sapi kategori secondary cut dan jeroan. Kabarnya, impor ini dilakukan untuk menekan harga daging sapi yang tak kunjung turun. Impor dilakukan tidak lagi menggunakan pola country base tetapi zona base. Dilansir CNNIndonesia, Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia bilang, selain merugikan konsumen, impor daging jenis jeroan adalah bentuk kebijakan yang merendahkan martabat masyarakat dan bangsa Indonesia. Sebab, jeroan di negara-negara Eropa justru untuk pakan anjing, dan tidak layak konsumsi untuk manusia. Ia menilai, impor daging jenis jeroan merugikan konsumen, karena kandungan residu hormon pada jeroan sapi di...

Read More

Sudah Tahu Jeroan Sapi tuk Makanan Anjing, Menteri Jokowi Malah Suruh Rakyat Memakannya

Pemerintah Jokowi berencana akan melakukan impor jeroan sapi dari luar negeri. Kebijakan itu mendapat protes dari banyak kalangan. Salah satu alasannya, jeroan sapi di luar negeri hanyalah untuk komsumsi hewan, seperti anjing. Hal itu seperti penyataan dari Menteri Pertanian Amran Sulaiman beberapa waktu yang lalu. “Jeroan kita impor. Itu makanan anjing-kucing di sana (luar negeri). Langsung saya tutup impornya,” ujar Amran di Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (26/1/2015), dilansir Kompas. Amran juga menegaskan, jika Indonesia ingin dihargai, sebaiknya negara lain jangan mengekspor daging jeroan ke Tanah Air. Dengan penutupan jalur impor jeroan, Amran ingin Indonesia dihormati dan sejajar dengan bangsa...

Read More

Impor Jeroan Sapi Adalah Upaya Bunuh Peternak dan Bikin Indonesia Dicibir Dunia

Lembaga legislatif DPR RI melalui Komisi IV DPR mendesak pemerintahan Jokowi mengurungkan rencana impor jeroan sapi. Ada beberapa alasan mengapa impor jeroan sapi dibatalkan. Selain bisa berdampak buruk bagi para peternak lokal, impor jeroan sapi dapat mencoreng nama Indonesia di dunia internasional. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPR, Hermanto. Politisi PKS itu menegaskan, impor jeroan jelas merugikan peternakan lokal. Dengan melimpahnya jeroan, bisa membuat pasar daging dalam negeri berkurang dan menyebabkan sapi petani lokal tidak laku. Selain itu, jeroan juga tidak sehat untuk dikonsumsi. Yang lebih parah lagi, kata Hermanto, impor jeroan bisa membuat Indonesia dicibir dunia...

Read More